Friday, 27 February 2015

adsense

Kuliner Kuliner Karena Berbahan Daging Setengah Matang, Ini Tips Sehat Sebelum Menyantap Sushi


SUSHI dan sashimi adalah makanan asal Jepang yang memang memiliki citra rasa lezat dan bergizi. Tak heran jika sushi menjadi makanan favorit banyak orang. Namun, mengonsumsi daging mentah atau setengah matang juga akan berisiko dengan kesehatan Anda.
Tetapi Anda tak perlu khawatir dan menjadi takut untuk mengonsumsi sushi. Berikut ini adalah beberapa tips sebelum menikmati sushi atau sashimi di restoran.
1. Perkecil risiko terkena infeksi parasit dengan memesan sushi yang terbuat dari ikan air laut.
2. Memakan sushi bersama wasabi karena wasabi dapat membunuh parasit.
3. Ikan yang berasal dari lautan Pasifik termasuk lebih banyak mengandung parasit dibandingkan ikan dari lautan Atlantik.
4. Memilih restoran yang memiliki sashimi grade karena keamanan ikan lebih terjamin, memiliki kadar parasit yang rendah, dan dibekukan dengan sempurna.
5. Ikan tuna jarang mengandung parasit, tapi ikan tuna ahi dapat mengandung banyak merkuri dan kandungan metal dibandingkan jenis ikan lain.
Selain itu, Anda tetap harus membatasi porsinya karena sushi memiliki kandungan kalori yang besar. Misalnya, sepotong sushi salmon dan avokad memiliki 300 kalori yang jika ditambahkan dengan krim keju dan mayonaise makan tentu saja jumlah kalorinya akan bertambah.
Contoh lain, sepotong sushi dengan daging kepiting dengan alpukat mengandung 400 kalori 2 gram garam. Sedangkan sushi yang dicelupkan ke dalam saus kecap akan menambah kadar sodium yang akan menggangu kesehatan jantung bila Anda konsumsi secara terus-menerus.
Sementara itu, daging mentah atau setengah matang bisa saja masih menyimpan bakteri dan parasit jika tidak diolah dengan benar. Oleh karena itu, ikan harus dibekukan dalam suhu -20 derajat Celcius selama 15 jam agar parasit beku dan ikan akan tetap segar. Tetapi sayangnya hal itu tidak bisa dilakukan di lemari es biasa.
Resio bila ikan tidak beku dijadikan sushi dapat terjadi anisakiasis dan infeksi usus Diphyllobothriasis. Anisakiasis hampir mirip keracunan makanan yang disebabkan dengan cacing parasit Anisakidae. Biasanya, cacing akan mati dalam waktu 24 jam. Tetapi, jika cacing dapat bertahan hidup, sistem pencernaan bisa terganggu dan dapat menimbulkan reaksi alergi di dalam perut maupun usus.
Sedangkan infeksi usus Diphyllobothriasis ini disebabkan cacing yang dapat ditemukan di dalam ikan salmon, kakap putih, trout, dan pike. Infeksi tersebut dapat menurunkan kandungan vitamin B12 dalam darah yang akan menimbulkan anemia. (MeetDoctor)
Terkait#sushi#kuliner
Baca Juga
Manny Pacquiao Diyakini Lumpuhkan Chris Algieri
Demi Penghematan, Presiden Larang Rapat PNS di Hotel, Tapi Ini Dampak Buruknya Bagi Perhotelan
Jeonbuk Hyundai Motors Raih Juara K-League Classic
Vicky Shu Bahagia Tak Punya Pacar
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Intisari

Wednesday, 29 October 2014

PM Malaysia Yakin MH370 akan Ditemukan

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, menyatakan masih ada harapan untuk menemukan kembali pesawat milik Malaysia Airlines berkode penerbangan MH370, yang hilang sejak 8 Maret 2014.
Dalam wawancara dengan Reuters di Dubai, Selasa (28/10/2014), Razak berharap penggunaan teknologi baru yang baru saja diterjunkan, bisa memberikan titik terang atas nasib pesawat tersebut.
Pencarian pesawat ini melibatkan tak kurang dari 12 negara, dengan upaya dilakukan dari darat, udara, hingga dasar laut. Meski demikian, pencarian belum juga berbuah hasil, sekalipun lokasi pencarian sudah dipersempit di kawasan selatan Samudera Hindia.
Tahap lanjutan pencarian pesawat tersebut dilakukan pada awal Oktober 2014. Kapal pencari Go Phoenix sudah berada di area pencarian, mengerahkan teknologi sonar.
"Kami telah menggunakan teknologi pencarian paling canggih saat ini, dengan biaya ditanggung Malaysia," kata Razak, dalam wawancara di sela Konferensi Keuangan Negara-negara Islam itu.
“Jadi, mari kita berharap dalam beberapa bulan ke depan ada hasilnya. Tapi jika Anda bertanya kepada saya berapa lama waktu yang diperlukan, tidak ada yang bisa memberikan jawaban itu,” lanjut Razak.
Sebelumnya, penyidik menyatakan berdasarkan sejumlah bukti bahwa rute pesawat diduga telah sengaja dialihkan dari rute Kuala Lumpur-Beijing, sebelum hilang dari radar.
Dalam wawancara ini, Razak mengingatkan komunitas penerbangan internasional untuk melengkapi pesawatnya dengan sistem pelacak dan teknologi lain, untuk mencegah misteri hilangnya MH370 terulang.
“Kemampuan pencarian pesawat harus dimanfaatkan. Dengan teknologi saat ini, Anda dapat melacak pesawat secara real time dan kemampuannya harus dimanfaatkan,” ujar Razak.
“Anda tidak dapat membiarkan seseorang mematikan sistem komunikasi, termasuk transponder. Dengan teknologi dan sistem pelacakan dewasa ini, kita dapat meningkatkan kemampuan pencatatan dalam kotak hitam serta memperpanjang waktu penyampaian tanda sinyal atau ping.”
Malaysia Airlines, dunia penerbangan, dan pemerintah Malaysia menghadapi pukulan telak sepanjang 2014, dengan hilangnya pesawat ini dan disusul jatuhnya pesawat MH17 di wilayah timur Ukraina pada 17 Juli 2014. (Dani Prabowo/Reuters)
Terkait#Najib Razak#Malaysia Airlines
Baca Juga
Rusia Diminta Serahkan Bukti Aktivitas Janggal Pesawat Tempur yang Tembak Jatuh MH17
Malaysia Airlines MH17 Diduga Ditembak Jatuh oleh Pesawat
Usai PM Singapura, Giliran PM Malaysia Temui Jokowi di Istana
Ini Penjelasan Kapolri Soal Hilangnya Malaysia Airlines MH370
Kapolri Sutarman Tahu Apa yang Terjadi dengan MH370
Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com

Hendropriyono: Kasus Talangsari Bukan Pembunuhan, Warga Bunuh Diri dengan Bakar Gubuk

JAKARTA - Pengakuan mengejutkan muncul dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono soal kasus Talangsari. Menurut Hendro, pasukannya sama sekali tidak membunuh warga Talangsari, Lampung Timur, melainkan ratusan warga tersebut melakukan aksi bunuh diri.
"Kami mengepung gubuk yang mereka bangun di desa bersama dengan warga desa. Tidak ada yang keluar (dari pondok) karena dilarang oleh kepala suku mereka, oleh para pemimpin mereka. Saya mengatakan bahwa kami akan menyerang anda dan saya meminta anda untuk keluar dari rumah dan menyerah. Tiba-tiba mereka membakar gubuk mereka sendiri. Itulah yang menyebabkan mereka semua mati," kata Hendropriyono seperti dilansir blog allannairn.org, Rabu(29/10/2014) malam.
Dalam blog itu juga Hendro menyebutkan bahwa tidak benar adanya saksi yang memberikan keterangannya ke Komnas HAM bahwa pasukannya menyebabkan 200 orang warga Talangsari, Lampung Timur tewas seketika.
"Ya, tentu saja itu tidak benar," kata Hendro.
Akan tetapi ketika ditanya mengenai mengapa Hendropriyono enggan memberikan kesaksian di pengadilan soal fakta 200 orang warga Talangsari melakukan aksi bunuh diri, tim sukses Jokowi-JK ini enggan menjawab. Ia tetap menerima pernyataan masyarakat bahwa ia dianggap pihak yang bertanggung jawab atas pembantaian di Talangsari itu.
“Jika ada pengadilan untuk saya dalam pelanggaran hak asasi manusia, saya akan menerima," ujar Hendropriyono.
Hendropriyono juga menganggap, tindakan bunuh diri yang dilakukan warga Talangsari di pesantren Warsidi itu merupakan sikap fanatisme. Alasannya sikap pembelaan diri mereka terkait penyerangan aparat militer ke wilayahnya.
Peristiwa Talangsari 1989 adalah insiden yang terjadi di antara kelompok Warsidi dengan aparat keamanan di Dusun Talangsari III, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur (sebelumnya masuk Kabupaten Lampung Tengah). Peristiwa ini terjadi pada 7 Februari 1989.
Peristiwa Talangsari tak lepas dari peran seorang tokoh bernama Warsidi. Di Talangsari, Lampung Warsidi dijadikan Imam oleh Nurhidayat dan kawan-kawan. Selain karena tergolong senior, Warsidi adalah juga pemilik lahan sekaligus pemimpin komunitas Talangsari yang pada awalnya hanya berjumlah di bawah sepuluh orang.
Nurhidayat, dalam catatan, pernah bergabung ke dalam gerakan DI-TII (Darul Islam - Tentara Islam Indonesia) Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, namun kemudian ia menyempal dan membentuk kelompok sendiri di Jakarta. Di Jakarta inilah, Nurhidayat, Sudarsono dan kawan-kawan merencanakan sebuah gerakan yang kemudian terkenal dengan peristiwa Talangsari,Lampung .
Gerakan di Talangsari itu, tercium oleh aparat keamanan. Oleh karenanya pada 6 Februari 1989 pemerintah setempat melalui Musyawarah Pimpinan Kecamatan (MUSPIKA) yang dipimpin oleh Kapten Soetiman (Danramil Way Jepara) merasa perlu meminta keterangan kepada Warsidi dan pengikutnya. Namun kedatangan Kapten Soetiman disambut dengan hujan panah dan perlawanan golok. Kapten Soetiman pun tewas dan dikuburkan di Talangsari.
Tewasnya Kapten Soetiman membuat Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam Lampung Kolonel AM Hendropriyono mengambil tindakan tegas terhadap kelompok Warsidi. Sehingga pada 7 Februari 1989, terjadilah penyerbuan Talangsari oleh aparat setempat yang mendapat bantuan dari penduduk kampung di lingkungan Talangsari yang selama ini memendam antipati kepada komunitas Warsidi. Akibatnya korban pun berjatuhan dari kedua belah pihak, 27 orang tewas di pihak kelompok Warsidi, termasuk Warsidi sendiri. Sekitar 173 ditangkap, namun yang sampai ke pengadilan 23 orang.
Terkait#AM Hendropriyono
Baca Juga
Jimly dan Hendro Sambangi JK Usai Temui Mega
Hasto Sebut Kedatangan Jimly dan Hendropriyono Bukan Bicarakan Kabinet
Harapan Jokowi, Paspampres Tidak Kaku dan Over Acting
Hendropriyono Minta Mantunya Jaga Presiden Jokowi
Andika Diangkat Sebagai Danpaspampres Bukan karena Hendro
Penulis: Willy Widianto

Monday, 27 October 2014

Perusahaan Ekpedisi di Perak Dirampok, 2 KG Emas dan 27 BPKB Lenyap

SURABAYA - Kantor perusahaan Andalan Pasifik Samudra (APS) menjadi korban perampokan.
Kantor yang beralamat di Jl Perak Barat Surabaya ini disatroni kawanan perampok pada Selasa (28/10/2014) dini hari.
Informasi yang diperoleh Surya(Tribunnews.com Network), perampokan tersebut terjadi pada pukul 02.30 Wib dini hari.
Kawanan perampok membawa kabur satu buah brangkas beserta isinya.
Di dalam brangkas itu ada 2 kg emas, 27 buah BPKB mobil, uang rupiah dan dolar, satu buah sertifikat rumah, surat-surat berharga dan dua sepeda motor.
"Kejadiannya dini hari, kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Ada empat saksi yang dimintai keterangan," kata AKP Lily Djafar, Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perah di Mapolres, Selasa (28/10/2014).(Fatkhul Alami)
Terkait#Perampok emas
Baca Juga
Modus Baru Perampok Eksekusi Korbannya Sampai ke Rumah
Dua Tim Kobra Polda Jatim Telusuri Perampokan 2 Kg Emas
Hanya 3 Menit, Perampok Bawa Kabur Emas Rp 1 Miliar
Otak Perampok Emas 13 Kg Ternyata Pensiunan TNI AL
Emas 2 Kg Raib dari Brankas Toko
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya